Hidup adalah proyek yang kita kerjakan sendiri

Pada akhir perjalanan kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan dan
menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri.
Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan cara
yang jauh berbeda. Renungkan bahwa kita adalah si tukang kayu.
Renungkan rumah yang sedang kita bangun. Setiap hari kita memukul paku, memasang
papan, mendirikan dinding dan atap. Mari kita selesaikan rumah kita dengan sebaikbaiknya
seolah-olah hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup. Biarpun
kita hanya hidup satu hari, maka dalam satu hari itu kita pantas untuk hidup penuh
keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas lagi.
Hidup kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini. Hari
perhitungan adalah milik Tuhan, bukan kita, karenanya pastikan kita pun akan masuk
dalam barisan kemenangan. Cecilia Attal

Iklan

8 Tanggapan to “Hidup adalah proyek yang kita kerjakan sendiri”

  1. Waaahh… keren tulisannya,
    inspitarif … 🙂

  2. Eeeehhh Inspiratif maksudnya…
    wkwkwkwk….
    sampai terSepon@ alias terpesona saya 🙂

  3. Hidup memang hanya sekali dan mesti dimanfaatkan sebaik2nya 🙂

  4. Keren tulisannya.. yang jelas sekarang kerja besok dapat bayaran, sekarang hutang besok… hutang lagi :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: