GURU YANG TERBAIK ADALAH KEHIDUPAN.

Apakah anda ingat guru terbaik anda pada masa sekolah, guru yang memberi
inspirasi bagi anda untuk belajar dan mengerjakan yang terbaik? Guru tersebut
memberi tantangan bagi anda untuk maju, lebih dari guru-guru lain. Awalnya,
mungkin tantangan ekstra itu terasa tidak adil, atau malah kejam. Tetapi anda
sekarang memandang dengan rasa hormat dan percaya, bahwa karena
tantangan itulah anda bisa maju.
Saat ini ada guru hebat yang masih mengajar anda, Ia adalah “Kehidupan”.
Kehidupan adalah guru terbaik. Tapi pelajarannya sering terasa keras, tajam,
dan kadang kejam. Di sana ada kekecewaan, kesedihan, kebingungan,
kesendirian, dan frustasi dalam setiap pengajarannya.
Pelajaran dari kehidupan adalah keras, tapi karenanya kita memperoleh
pelajaran dan pertumbuhan terbesar. Kehidupan kita menantang kita dan
mendorong kita lebih tinggi. Ia membantu menyikapkan karakter sejati kita, dan
dengan cara itu mendorong kita membangun karakter yang lebih kuat.
Diluar segala pelajaran itu, renungkanlah. Guru yang paling mencintai dan
memelihara kita itu telah membangun yang terbaik dari diri kita. Mungkin
sekarang kita tidak menghargainya, tetapi akan tiba harinya anda akan
bersyukur. Sama seperti kita bersyukur atas guru sekolah kita dulu.
Kehidupan mengajari kita berbagai hal, dari yang paling mudah sampai pada
yang tersulit, semua kita jalankan dengan penuh kesabaran dan ketekunan,
hingga terbentuk diri kita seperti saat ini.
Setelah melalui berbagai rintangan dan cobaan kita belajar banyak dari
kehidupan. Bagaimana cara kita mengatasi berbagai persoalan? Kehidupan
memberikan cara atau solusi buat diri kita agar kita mempelajarinya.
Kehidupan memberikan pelajaran secara langsung, memberi contoh-contoh bagi
kita apa yang akan terjadi jika kita melakukan sesuatu dan akibat yang
ditimbulkan jika kita berbuat kesalahan. Dan dari kehidupan kita banyak belajar
tentang kesabaran dan kesetiaan yang kadang dalam pelajaran disekolah tidak
kita peroleh.
Ilmu yang kita peroleh dibangku sekolah, kadang tidak dapat dijadikan sebagai
acuan untuk menjalani kehidupan, sehingga kita harus lebih jeli dan peka lagi
terhadap lingkungan sekitar kita. Apa yang harus kita lakukan jika situasi dan
kondisi tidak sesuai dengan yang kita harapkan, dan kita harus mampu
beradaptasi untuk semuanya.
Guru yang terbaik adalah kehidupan yang megajarkan kita tentang segalanya,
kerasnya kehidupan menempa kita menjadi pribadi yang kuat. Dan kita banyak
belajar apa saja dari kehidupan, kehidupan yang selalu membimbing kita selama
ini dan terkadang kita melupakannya.
Guru yang terbaik akan terus kita kenang, pelajaran yang paling berharga adalah
kerasnya kehidupan membuat diri kita terbentuk menjadi manusia
berkepribadian, dan kita akan menghargai setiap langkah kita menuju kehidupan
yang lebih berarti. by yusbar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: