berandal malam dibangku terminal

Sebentar lagi pagi kan datang. Walau sang bulan malas untuk pulang.  Di bangku terminal benakmu bertanda Gelisah seorang merasa terbuang.  Sedetik ingatnya seribu angannya , Dambakan malam terus berbintang.

Di bawah sadarnya nasib bercerita Hangatnya surya bara neraka . Sampai kapan kau akan bertahan Dicaci langit tak sanggup menjerit,

Hitam awan pasrah kau jilati Kusam kau dekap dengan muak kau lelap Pagi yang hingar dengan sadar engkau gentar Jangan jangan pagi kau hadirkan Biarkan malam terus, berjalan Jangan jangan mentari kau terbitkan Jangan jangan pagi kau datangkn

Kumohon dan aku harapkan Jangan jangan mentari kau terbitkan Dengarlah tuhan apa yang dibisikkan Berandal malam di bangku terminal


dari seorang legendaris

Iklan

Satu Tanggapan to “berandal malam dibangku terminal”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: